Koperasi Syariah: Pengertian, Sejarah, Dasar Hukum, Fungsi

Koperasi Syariah: Pengertian, Sejarah, Dasar Hukum, Fungsi

Pengertian Koperasi Syariah

Koperasi Syariah adalah suatu bentuk koperasi yang prinsip, tujuan dan kegiatan usahanya berdasarkan syariah Islam yaitu Al-Qur’an dan Assunah.

Koperasi-Syariah-Pengertian-Sejarah-Dasar-Hukum-Fungsi

Secara umum koperasi ini merupakan unit usaha koperasi yang beroperasi berdasarkan hukum Syariah.

Seluruh bidang usaha, produk dan kegiatan kerjasama dilaksanakan sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Nasional (DSN) sidang Indonesia.

Dalam operasi koperasi ini akan ada unsur dari RIBA, masyarakat dan Ghara.

Selain itu, unit korporasi tersebut juga dilarang melakukan berbagai transaksi derivatif seperti lembaga keuangan syariah.
Pengertian koperasi syariah menurut para ahli

Setelah Ahmad Ifham (2010)

Koperasi Syariah adalah koperasi yang mencakup semua kegiatan usaha yang sah, baik, menguntungkan, dan menguntungkan dengan sistem persediaan dan tidak termasuk RIBA.

Menurut Soemitra (2009)

Pentingnya Koperasi Syariah adalah lembaga keuangan mikro yang beroperasi dengan sistem pendapatan untuk memajukan usaha mikro dan kecil, meningkatkan ijazah dan martabat, serta membela kepentingan orang miskin.

Setelah Nur S. Buchori (2008)

Pengertian syariah adalah sejenis koperasi yang menurut kaidah dan adat istiadat Islam menjadi untuk kesejahteraan ekonomi para anggotanya dan berkontribusi pada pembangunan persaudaraan dan keadilan menurut prinsip-prinsip Islam.
Sejarah Koperasi Syariah

Koperasi pertama dimulai oleh Robert Owen (1771-1858) yang melamar industri pemintalan kapas di New Lanark, Skotlandia. Gerakan koperasi dikembangkan lebih lanjut oleh William King (1786-1865) melalui pembuatan toko Brighton yang dibangun di Inggris. Pada tanggal 1 Mei 1828, King menerbitkan publikasi bulanan berjudul The Cooperator dengan gagasan dan nasihat praktis untuk menjalankan bisnis koperasi. Dari dua orang ini koperasi telah berkembang ke berbagai belahan dunia.
Lihat juga: Scout Is

Di Indonesia koperasi ini didirikan pada tahun 1896 oleh R. ARIA Wiriatmadja di Purwokerto, Jawa Tengah. Dia mengambil kredit dengan tujuan membantu orang-orangnya yang terlibat dalam pinjaman uang. Pada masa kebangkitan nasional Budi Utomo, koperasi mulai berkembang pada tahun 1900-an.

Koperasi perintis dimulai pada tahun 1908 dengan tokoh pergerakan nasional dengan didirikannya koperasi rumah tangga (koperasi) dan pada tahun 1913 melanjutkan terciptanya usaha yang sehat melalui tokoh persatuan Islam, persatuan Islam dan tokoh pergerakan nasional lainnya.

Pembentukan koperasi Syariah

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, koperasi konvensional muncul sebagai solusi atas keresahan masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi untuk mengobarkan usahanya akibat keterbatasan kepemilikan modal. Sayangnya, koperasi konvensional masih menggunakan sistem bunga / RIBA yang diharamkan dalam Islam.
Proposal / Landasan Hukum Koperasi Syariah

Koperasi jasa keuangan syariah berpijak pada syariah Islam yaitu Al-Qur’an dan Hadist.

Seperti yang dikatakan Allah dalam Alquran surah Al-Maidah ayat 2

Yang artinya ______________:

Dan tolong – bantu Anda melakukan kebijaksanaan dan kesalehan, dan tidak membantu Anda melakukan dosa dan pelanggaran. Dan takut kepada Allah, memang Allah sangat sulit untuk menghukum.

Hadis Sejarah Muslim

Yang artinya ______________:

Siapapun yang mencoba membebaskan seorang mukmin dari suatu masalah dari masalah dunia akan membebaskan dirinya dari penderitaan pada Hari Penghakiman.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 9 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Transaksi Simpan Pinjam oleh Koperasi.
Keputusan Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia Nomor 91 / Kep / M, KUKM / IX / 2004 tentang Pedoman Kegiatan Usaha Koperasi Di Bidang Jasa Keuangan Syariah.
Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 21 / Per / M.KUKM / XI / tentang Pedoman Pengawasan Simpan Pinjam Koperasi dan Unit Simpan Pinjam Koperasi. Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 35 3 / Per / M.KUKM / X2007 tentang Pedoman Standar Operasional Manajemen Koperasi Jasa Keuangan Syariah.

 

 

LIHAT JUGA:

 

https://imii.co.id/
https://apartemenjogja.id/
https://bingo.co.id/
https://youtubers.id/
https://lakonlokal.id/
https://pesantrenkilat.id/
https://sorastudio.id/
https://balikpapanstore.id/
https://excite.co.id/
https://technicracy.com/